(Materi Geometri (Hatching The Egg/Menetaskan Telur ), Alat Peraga Potongan Kertas)
Oleh Dra. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si

Pada satu sesi saat pelaksanaan Diklat “Model Lingkungan Belajar Guru Inti PMRI” yang dilaksanakan pada 28 -31 Juli 2009, peserta diminta untuk menyusun potongan-potongan kertas yang berasal dari telur menjadi berbagai macam bentuk burung. Ada 51 kemungkinan burung yang dapat dibuat dengan menggunakan potongan-potongan kertas tersebut.
Dengan menggunakan model burung ini, secara tidak langsung siswa belajar materi bidang datar. Siswa mengenal dekat puzzle. Konteks puzzle ini digunakan sebagai konteks awalan siswa dan memancing daya nalar dan kreativitas siswa dalam pembentukan burung.
Berdasarkan keterangan di atas, apakah ada bahan lain yang dapat digunakan untuk mengawali konsep bangun datar selain telur?
Tentu saja banyak sekali bahan lain yang dekat dengan siswa sehingga dapat memudahkan mereka dalam mempelajari konsep bangun datar. Dalam PMRI bahan tersebut disebut konteks. Memanfaatkan lingkungan sekitar, siswa dapat diajak berkeliling dan mengamati bentuk bangun datar apa saja yang dapat di temukan di lingkungan sekitar kelas atau sekolahnya. Dapat juga dengan menggunakan media, misalnya stik es krim, yang menarik siswa untuk mengkreasikan berbagai bentuk bangun datar. Kegiatan mengenal bangun datar, lalu menghitung kelilingnya, dapat dilihat di laporan observasi salah satu mahasiswa IMPoME Unsri 2010 di SD Muhammadiyah 1 Palembang.